Safari Ramadan Golkar Kota Jogja di Masjid Al-Ikhlas Mrican, Warga Minta Dilibatkan dalam Pengembangan Kawasan Giwangan

Foto bersama Pengurus DPD Partai Golkar Kota Jogja dengan Pengurus Takmir Masjid Al Ikhlas, Mrican

YOGYAKARTA (golkarkotajogja)– Kegiatan Safari Ramadan yang digelar jajaran Partai Golkar Kota Jogja di Masjid Al-Ikhlas Mrican, Kampung Mrican, Giwangan, Senin (2/3/2026), menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian aspirasi warga terkait rencana pengembangan kawasan selatan Kota Jogja.

Acara yang dihadiri pengurus DPD Golkar, anggota DPRD Kota Jogja, tokoh masyarakat, dan jamaah masjid itu berlangsung setelah salat tarawih, dilanjutkan diskusi, penyerahan infak kepada takmir masjid, serta foto bersama dan ditutup dengan sesi tanya jawab.

Ketua Harian DPD Golkar Kota Yogyakarta, Bambang Kusminto Nugroho, menegaskan Safari Ramadan bukan sekadar agenda politik, tetapi sarana mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.

“Kami tidak ingin hanya datang saat butuh suara, tetapi ingin memastikan ada program berkelanjutan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Foto jama’ah Masjid Al Ikhlas

Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas, H. Asmuni, menjelaskan bahwa pihaknya selama ini tidak hanya menjalankan program keagamaan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat, terutama sejak kawasan sekitar kampung berhasil dibersihkan dari praktik prostitusi ilegal pada 2016. Menurutnya, warga kemudian berupaya bangkit melalui kegiatan ekonomi mikro, termasuk program pinjaman modal tanpa bunga bagi pelaku usaha kecil.

“Kami merasa bertanggung jawab memberdayakan warga. Saat ini sudah sekitar 76 anggota binaan yang mendapat pinjaman modal usaha mikro maksimal Rp3 juta tanpa bunga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti rencana pengembangan kawasan selatan Kota Jogja, termasuk penataan Terminal Giwangan dan Embung Giwangan, yang dinilai berpotensi meningkatkan ekonomi namun juga menimbulkan kekhawatiran bagi warga.

“Kami tidak ingin hanya menjadi penonton yang terkena polusi dan kebisingan tanpa memperoleh manfaat ekonomi,” tegas Asmuni.

Warga berharap pemerintah memberi prioritas ruang usaha bagi UMKM lokal, khususnya di area shuttle ground selatan masjid.

Foto Ketua Harian DPD Partai Golkar Kota Jogja Bambang Kusminto Nugroho menyerahkan infaq kepada Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas H. Asmuni

Sekretaris DPD Golkar Kota Yogyakarta sekaligus anggota Komisi B DPRD, Munajar, menyatakan pihaknya siap memfasilitasi akses pembiayaan bagi kelompok pemberdayaan masyarakat.

“Kami siap mendorong akses pembiayaan dengan bunga serendah mungkin dan menghadirkan Bank Jogja untuk mendukung permodalan UMKM,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Komisi B memiliki program bantuan stimulus UMKM melalui dana CSR BUMD.“Selama 2025 kami telah membantu sekitar 100 UMKM. Tahun 2026 kami kembali membuka peluang pengajuan dana CSR untuk pemberdayaan ekonomi warga,” katanya.

Selain permodalan, pihaknya menyiapkan pelatihan manajemen usaha, keuangan, hingga digital marketing guna meningkatkan kesiapan pelaku UMKM menghadapi pertumbuhan kawasan selatan kota.

Foto Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Jogja Munajar menyerahkan infaq kepada Takmir Masjid Al Ikhlas H. Asmuni

Sementara itu Ketua Komisi C DPRD Kota Yogyakarta, Bambang Seno Baskoro, menegaskan bahwa penataan kawasan selatan bertujuan menciptakan pusat ekonomi dan wisata baru yang merata.

“Kami selalu menekankan pemberdayaan masyarakat lokal harus menjadi prioritas, baik dalam tenaga kerja maupun ruang usaha UMKM,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari rencana pembangunan kios di kawasan Giwangan, DPRD tengah mengupayakan skema khusus agar warga Mrican dan Giwangan tidak harus bersaing secara bebas dengan pelaku usaha besar.

Selain itu, DPRD juga mengkaji pengaturan lalu lintas dan infrastruktur penerangan jalan untuk mengantisipasi dampak meningkatnya aktivitas wisata dan transportasi.(Red).

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *