Golkar Jogja Soroti Kesejahteraan Buruh, Penguatan UMKM, dan Penanganan Sampah Kota

Yogyakarta (Golkarkotajogja) – Ketua DPD Partai Golkar Kota Jogja Muhammad Affan menyoroti tiga persoalan utama yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah di Kota Jogja, yakni kesejahteraan buruh, penguatan UMKM, dan penanganan persoalan lingkungan khususnya sampah.

Menurut Affan, momentum peringatan Hari Buruh harus menjadi pengingat bahwa kesejahteraan pekerja masih perlu mendapat perhatian serius, terutama di tengah meningkatnya biaya hidup.

“Kita melihat bahwa buruh memiliki peran besar dalam roda ekonomi daerah. Karena itu, kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian bersama. Upah yang layak, perlindungan kerja, dan kepastian masa depan pekerja adalah hal penting yang harus diperjuangkan,” ujarnya. Minggu (10/5/2026).

Affan menilai, selain sektor buruh formal, pekerja informal juga harus memperoleh perhatian karena jumlahnya cukup besar di Kota Jogja.

“Pekerja informal seperti pedagang kecil, pekerja harian, hingga sektor jasa juga harus mendapatkan perlindungan dan akses penguatan ekonomi. Jangan sampai ada ketimpangan perhatian,” katanya.

Di sektor ekonomi kerakyatan, Affan menyebut UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi Kota Jogja. Namun tantangan digitalisasi dan persaingan pasar saat ini menuntut adaptasi yang lebih cepat.

“UMKM kita harus diperkuat, baik dari sisi permodalan, pemasaran, maupun peningkatan kapasitas digital. Transformasi digital bukan pilihan lagi, tapi kebutuhan agar UMKM tetap bertahan dan berkembang,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga daya beli masyarakat sebagai faktor utama keberlangsungan ekonomi lokal.

“Kalau daya beli masyarakat stabil, ekonomi akan bergerak. Ini harus dijaga bersama melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil dan pelaku usaha lokal,” tambahnya.

Sementara terkait persoalan lingkungan, Affan menilai isu sampah masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan penanganan berkelanjutan.

“Persoalan sampah bukan hanya soal teknis pengangkutan, tapi soal kesadaran bersama. Perlu edukasi, inovasi pengelolaan, dan kebijakan yang lebih terintegrasi agar persoalan ini tidak terus berulang,” jelasnya.

Affan menegaskan, ketiga persoalan tersebut harus menjadi prioritas pembangunan Kota Jogja karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.“Kesejahteraan buruh, kekuatan UMKM, dan lingkungan yang sehat adalah fondasi kota yang maju. Ini harus menjadi perhatian utama semua pihak,” pungkasnya.(Red).

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *